Walikota Tanjungpinang Lis Siapkan Program Strategis Perkuat Pariwisata Sepanjang 2026

redaktur redaktur

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah beersama Wawako Raja Ariza, saat menyambut wisatawan perdana dari Singapura melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura.(Diskominfo)

 

KARUNAKEPRI.COM, Tanjungpinang – Memasuki tahun 2026 ini, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah akan membenahi dan lebih memperkuat sektor pariwisata.

Karena pihaknya telah menyiapkan sejumlah program strategis sepanjang 2026 guna membenahi sektor pariwisata dalam meningkatan kunjungan wisatawan.

Selain itu Lis juga berencana untuk mendorong ekonomi lokal lebih berkembang.

Hal ini diucapkan Lis Darmansyah saat menyambut dua wisatawan pertama asal Singapura di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Kamis 1 Januari 2026.

Sementara wisatawan yang baru tiba menggunakan ferry Sindo Fest Merbau Era disambut Wakil Walikota Raja Ariza serta unsur Forkopimda.

Lis menyampaikan, kunjungan wisatawan ke Tanjungpinang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2023 tercatat 57 ribu wisatawan mancanegara dan 259 ribu wisatawan nusantara.

Tahun 2024, wisman mencapai 54 ribu dan wisnus 592 ribu, sedangkan 2025 tercatat 60 ribu wisman dan 639 ribu wisnus.

“Data ini hanya menghitung wisatawan yang masuk melalui Tanjungpinang, belum termasuk akses dari Batam dan Lagoi-Bintan,” jelas Lis.

Pemko Tanjungpinang bersama stakeholder berkomitmen mengevaluasi pengalaman wisatawan, mulai dari transportasi, pelayanan, agen perjalanan, hingga fasilitas wisata.

Lis pun berencana mengundang agen perjalanan dari Singapura dan pengelola wisata lokal dalam acara gala dinner untuk menampung masukan langsung dari pengunjung.

Sementara beberapa keluhan yang diterima antara lain pembatasan membawa hasil tangkapan bagi penggemar memancing, keterbatasan transportasi di pelabuhan, dan akses bagi wisatawan yang memiliki langganan.

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan Pelindo, Bea Cukai, dan pihak terkait untuk menata pengaturan dan mempermudah akses.

Sehingga wisatawan merasa nyaman, baik saat kedatangan maupun kepulangan,” ucap Lis.

Pemko juga telah menyiapkan kalender event pariwisata dan olahraga yang menyesuaikan hari libur wisatawan dari Singapura dan Malaysia, karena sebagian besar pengunjung berasal dari kedua negara tersebut.

serta fasilitas kuliner, transportasi, dan objek wisata akan dibenahi agar pengalaman wisatawan lebih positif.

Program pembenahan ini akan terus dilakukan sepanjang 2026, termasuk perbaikan sistem secara menyeluruh.

“Selama ini wisatawan mungkin dianggap bergerak begitu saja, tapi tidak.

Dibutuhkan kerja sama dan penyediaan fasilitas serta infrastruktur pendukung agar mereka tertarik datang,” lanjut Lis.

Kedatangan wisatawan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi karena mereka memiliki daya beli, meski dampaknya terhadap PAD tidak selalu signifikan.

Sektor pariwisata tetap memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat yang melayani kebutuhan wisatawan.

“Artinya, manfaat sektor pariwisata lebih terasa bagi masyarakat yang langsung merasakan efek kunjungan wisatawan,” pungkas Lis.***

Also Read