KARUNAKEPRI.COM, BATAM – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia Laksdya TNI Irvansyah secara langsung meresmikan Markas Komando (Mako) Zona Bakamla Barat di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Peresmian ini juga serentak dengan Zona Tengah berada di Manado, dan Zona Timur di Ambon.
Namun secara seremonial peresmian dilakukan langsung di Kota Batam, Kamis 23 April 2026.
Peresmian tiga kantor zona Bakamla ini dalam rangka memperkuat keamanan laut nasional.
Hadir dalam peresmian tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Pangkogabwilhan I yang diwakili Kolonel Laut (H) Afrial Dantez, S.H., Pangkoarmada I yang diwakili Laksamana Pertama TNI Dr. Arif Badrudin, M.Mgt.Stud..
Dan juga unsur Forkopimda Provinsi Kepri, termasuk Walikota Batam, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kabinda Kepri, Danrem 033/Wira Pratama.
Sera Kepala BNNP Kepri, Danlanud, Danyon 136/Tuah Sakti, perwakilan BSSN Batam, KSOP Batam, dan jajaran Bakamla RI.
Sementara itu, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksdya TNI Irvansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Mako Bakamla di tiga zona, yakni Barat (Batam), Tengah (Manado), dan Timur (Ambon), merupakan bagian dari komitmen negara.
Dalam hal ini guna memperkuat kehadiran dan kesiapsiagaan di wilayah strategis Indonesia.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan laut, termasuk melalui integrasi sistem Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.
Pada kesempatan yang saa Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H, menegaskan bahwa Polda Kepri siap untuk terus memperkuat kolaborasi operasional dengan Bakamla RI melalui pertukaran informasi, patroli bersama.
Serta langkah-langkah preventif dan represif yang terukur.
Ia berharap, dengan sinergitas yang solid, wilayah perairan Kepulauan Riau dapat terus terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Intinya kata Kapolda Kepri, pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Bakamla RI serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia.
Hal ini demi mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Kepri.
Begitu pula Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Prataura, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi Kepri merupakan wilayah strategis yang didominasi oleh lautan dengan posisi geografis yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga.
Hal ini menjadikan Kepri sebagai pintu gerbang utara Indonesia sekaligus berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka.
Oleh karena itu, keberadaan Bakamla RI dinilai sangat penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah perairan dari berbagai potensi ancaman seperti pelanggaran wilayah, illegal fishing, hingga penyelundupan.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), penandatanganan prasasti, serta prosesi peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wakil Gubernur Kepri bersama Kapolda Kepri.
Dan turut juga perwakilan Pangkogabwilhan, Kepala Zona Bakamla Barat, dan Walikota Batam.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan backdrop, pengguntingan pita, serta peninjauan fasilitas Kantor Zona Bakamla Barat.***








