KARUNAKEPRI.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), Tomsi Tohir, meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk mengoptimalkan pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah agar lebih tepat sasaran.
Dan juga memperkuat koordinasi dengan distributor serta pelaku usaha guna menjaga kelancaran pasokan.
Serta melakukan pemantauan harga harian secara konsisten sebagai dasar pengambilan kebijakan pengendalian inflasi di daerah.
Ia menegaskan bahwa setiap daerah perlu merumuskan solusi yang sesuai dengan karakteristik wilayahnya masing-masing.
Hal ini diucapkan Tomsi Tohir Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah.
Rakor dilaksanakan secara hybrid oleh Kemendagri RI bersama seluruh pemerintah daerah se-Indonesia, Selasa 05 Mei 2026.
Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menjelaskan, bahwa inflasi nasional yang masih ditopang oleh kelompok makanan, minuman, serta sektor jasa harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Menurutnya, pengendalian inflasi tidak cukup bersifat administratif, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.***








