Menkeu Purbaya Sebut Dana untuk Penangan Bencana Banjir Bandang dan Longsor Wilayah Sumatera, Mencukupi

redaktur redaktur

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa./net

 

KARUNAKEPRI.COM, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk penanganan pascabencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra masih mencukupi.

Pemerintah juga masih memiliki anggaran yang cukup besar dalam dana cadangan untuk bencana.

Menurut Menkeu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memiliki sisa anggaran Rp1,5 triliun.

Anggaran tersebut akan dialihkan untuk keperluan Satgas Pembangunan Jembatan di daerah terdampak bencana.

“Jadi kemarin sore, malam, pagi, diskusi terus.

Sepertinya sudah clear bagaimana mencairkan aggarannya,” kata Menkeu Purbaya dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Rabu 31 Desember 2025 lalu.

Menurutnya, Satgas Jembatan kemungkinan akan mendapatkan satu triliun. Jumlah tersebut dari sisa anggaran BNPB yang belum diajukan.

Menkeu juga mengatakan, pemerintah masih memiliki anggaran sebesar Rp5 triliun sebagai dana cadangan bencana.

Jumlah itu diluar kebutuhan dana untuk rekonstruksi di Sumatera yang diperkirakan sebesar Rp51-60 triliun

Dana tersebut, tambah Menkeu Purbaya, sudah sebelum bencana terjadi.

Bersumber dari penyisiran anggaran di Kementerian dan Lembaga yang dianggap tidak produktif.

“Anggaran yang ada itu kita geser untuk keperluan rekonstruksi.

Jadi anggaran untuk antisipasi bencana sejauh ini aman,” kata Menkeu Purbaya.***

Also Read