KARUNAKEPRI.COM, Batam – Walikota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menerima bantuan secara simbolis dari warga Batam untuk korban bencana alam wilayah Sumatera.
Bantuan tersebut merupakan semangat kebersamaan warga Kota Batam terus menunjukkan kekuatan nyata dalam penggalangan dana untuk korban bencana alam di wilayah Sumatera.
Bantuan tersebut akan disalurkan segera kepada korban bencana wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Walikota Batam pada Selasa, 6 Januari 2026.
Hal ini menjadi salah satu momentum penting dalam aksi kemanusiaan di Kota Batam.
Bantuan yang berhasil dihimpun berasal dari berbagai pihak diantaranya, donasi masyarakat Kota Batam tercatat sebesar Rp4.714.230.409.
Dan partisipasi bantuan dari PT PLN Rp1,5 miliar, ditambah bantuan logistik senilai Rp1 miliar.
Selain itu, APBD Kota Batam mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp7,5 miliar dan IKAPSU menyumbang Rp100 juta.
Keberhasilan Pemerintah Kota Batam dalam menghimpun bantuan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Walikota Batam.
Amsakar menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi.
“Untuk ukuran Kota Batam, ini adalah partisipasi sosial paling tinggi selama saya duduk di pemerintahan ini.
Nilainya sudah mencapai Rp13,8 miliar, dan itu belum termasuk bantuan barang yang jumlahnya juga cukup besar,” ujar Amsakar.
Selain bantuan tunai, sejumlah organisasi dan komunitas juga mengirimkan bantuan logistik.
Seperti Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) telah mengirimkan tujuh truk bantuan barang.
Sementara PLN menyalurkan bantuan logistik senilai Rp1 miliar.
PSMTI dan sejumlah partai politik juga turut mengirimkan paket bantuan ke daerah terdampak bencana.
Amsakar menegaskan, nilai utama dari aksi kemanusiaan ini bukan hanya terletak pada jumlah bantuan.
Tetapi pada kuatnya solidaritas yang terbangun antarsesama warga tanpa memandang latar belakang.***








