Sekda Batam Dinilai Masa Depan Anak Didik Bergantung Peran dan Dedikasi Pendidik

redaktur redaktur

Sekda Kota Batam, Firmansyah, saat membuka pelatihan terdahap 324 guru SMP negeri dan swasta se Kota Batam.(Foto:Diskominfo Batam)

KARUNAKEPRI.COM, BATAM – Sebanyak 324 guru SMP negeri dan swasta mengikuti pelatihan digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Pelatihan dalam rangka memperkuat kapasitas guru SMP dan meningkatkan mutu pendidikan.

Pelatihan ini guna membekali dalam pemahaman serta keterampilan guru, serta mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyeluruh.

Kegiatan digelar di Golden View Hotel pada Senin 20 April 2026 dan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Walikota Batam.

Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.

Ia berharap, pelatihan tersebut dapat melahirkan tenaga pendidik yang profesional dan berdaya saing.

Menurutnya, pendidikan dasar memiliki peran krusial dalam membentuk karakter serta kualitas generasi penerus bangsa.

Masa depan anak-anak sangat bergantung pada peran dan dedikasi para pendidik, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP.

“Profesi guru merupakan salah satu yang paling mulia karena berperan penting dalam membentuk peradaban, mewariskan ilmu, dan menanamkan akhlak mulia kepada generasi muda,” ujar Firmansyah.

Ia menegaskan, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar akademik, tetapi juga menjadi teladan dan pembentuk karakter siswa dalam mengenal kehidupan.

Kepada para peserta, Firmansyah berpesan agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh secara optimal.

“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius.

Manfaatkan ilmu dari para narasumber agar dapat membantu Dinas Pendidikan dalam mengatasi berbagai permasalahan di sekolah,” pesannya.

Ia juga berharap materi yang disampaikan narasumber dapat diterapkan dan dibagikan kembali kepada rekan sejawat di masing-masing sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 April 2026.

Menurutnya, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru serta mutu pendidikan di jenjang SMP melalui pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah.

Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada peningkatan kemampuan guru dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (inklusi).

“Asesmen formatif dan sumatif merupakan bagian penting untuk mengetahui perkembangan siswa secara menyeluruh.

Guru SMP juga dituntut memiliki kompetensi dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak inklusif,” jelas Hendri.

Pelatihan tersebut dibagi dalam tiga sesi, yakni penggunaan asesmen formatif dan sumatif untuk menunjang pembelajaran, peningkatan kapasitas guru dalam mendampingi siswa inklusif.

Serta strategi manajemen dalam meningkatkan mutu sekolah.***

Also Read