Pemko Tanjungpinang Telah Distribusikan Air Bersih untuk Masyarakat Capai 894,5 Ton

redaktur redaktur

Petugas Pemko Tanjungpinang saat mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang)

KARUNAKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah mendistribusikan kebuuhan air bersih untuk masyarakat sejak Maret hingga 10 April 2026 mencapai 894,5 ton.

Seiring beberapa hari terakhir hujan mulai turun di sejumlah wilayah, permintaan air bersih di beberapa titik terpantau mulai berkurang.

Selain itu, sebagian layanan air dari PDAM juga sudah kembali berjalan, sehingga membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Namun demikian, kondisi tersebut belum merata di seluruh wilayah.

Di sejumlah lokasi, curah hujan yang relatif singkat dan tidak merata belum mampu mengisi kembali sumber air warga.

Sehingga masih bergantung pada bantuan distribusi air bersih dari pemerintah.

Pada penyaluran terbaru, bantuan air bersih disalurkan ke sejumlah titik, di antaranya 1 ton di Jalan Pramuka Lorong Bali, 1 ton di Jalan Arjuna Asrama Putri Karimun, serta 2 ton di Jalan R.E. Martadinata.

Distribusi juga menjangkau Jalan Taman Bahagia sebanyak 0,5 ton, Jalan Pos 1 ton, serta Perumahan Merpati Putih yang menerima 10 ton air bersih.
Selain itu, penyaluran turut dilakukan di Perumahan Pinang Merah sebanyak 1,5 ton, Jalan Mapur Puskesmas Sei Jang 4 ton, serta Rutan Kelas I Tanjungpinang sebanyak 14 ton.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyampaikan bahwa penyaluran terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan.

“Perkembangan cuaca dan kondisi pasokan air menjadi salah satu faktor yang kami perhatikan dalam menentukan pola distribusi.

Kami memastikan penyaluran tetap berjalan pada wilayah yang masih membutuhkan,” ujarnya.

Koordinator Lapangan Satgas Pendistribusian Air Bersih se-Kota Tanjungpinang, Dedi Ariyanto,, mengungkapkan meskipun sebagian wilayah mulai terbantu oleh hujan, masih terdapat lokasi yang mengalami kesulitan air bersih.

“Memang ada pengaruh dari turunnya hujan dan sebagian suplai PDAM sudah kembali berjalan.

Namun di beberapa titik, curah hujan yang sebentar belum cukup membantu, sehingga warga masih membutuhkan distribusi air bersih,” jelasnya.

Ia mencontohkan kondisi di Jalan Ganet, Perumahan Bukit Merpati Putih Blok A4, di mana warga masih mengalami kesulitan air bersih meskipun hujan telah turun.

“Di lokasi tersebut, sumur warga masih kering dan belum terlayani PDAM. Warga sempat mencoba memesan air bersih secara mandiri, namun tidak tersedia.

Untuk itu, kami berinisiatif kembali berkoordinasi dengan tim terkait, termasuk Tagana, agar distribusi dapat segera dilakukan kembali seperti sebelumnya,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut maupun penanganan di lapangan, masyarakat dapat menghubungi Satgas melalui nomor 0821-7325-5567.

Selain itu, masyarakat juga dapat berkoordinasi langsung dengan RT/RW maupun lurah setempat guna mempercepat proses penanganan sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.***

 

Also Read