Masuk KB, Dinkes PP dan KB Tanjungpinang Beri Transportasi Rp300 Ribu

karuna

Rustam, Kepala Dinkes, PP dan KB KotaTanjungpinang, meninjau kegiatan KB./net

 

KARUNAKEPRI.COM,TANJUNGPINANG – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes, PP dan KB) Kota Tanjungpinang telah menjalankan program Gerakan Sejuta Akseptor.

Selain mendapatkan KB gratis, juga akseptor diberi penganti transportasi Rp300 ribu bagi peserta KB metode Medis Operasi Wanita (MOW).

Sementara peserta KB kontrasepsi IUD dan implan diberi penganti Rp100 ribu.

Sejak April hingga minggu kedua Mei 2024 tercatat telah melayani 2.149 Akseptor dalam program layanan KB gratis ini.

Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kartini, dilanjutkan dengan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pada bulan Mei ini.

Program KB gratis ini akan berlanjut hingga bulan Juni 2024 mendatang.

Layanan KB gratis ini, meliputi berbagai jenis kontrasepsi seperti IUD (Intra Uterine Device), implan, dan suntik.

Jumlah peserta yang dilayani terus bertambah setiap harinya.

Pelayanan KB gratis ini diberikan melalui seluruh fasilitas kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta, termasuk rumah sakit, puskesmas, klinik-klinik, dan praktik bidan mandiri.

Kepala Dinkes, PP dan KB KotaTanjungpinang, Rustam, mengapresiasi atas partisipasi dan antusiasme masyarakat dalam program KB.

Ia juga menghimbau masyarakat yang membutuhkan layanan KB untuk memanfaatkan momen-momen tersebut guna mendapatkan layanan yang dibutuhkan.

“Baik calon peserta KB baru maupun yang ingin memperpanjang ataupun mengganti metode kontrasepsi semua dapat dilayani secara gratis,” ucap Rustam, Jumat 18 Mei 2024.

Selain itu, Rustam mengatakan bahwa kepada peserta layanan ini juga diberikan pengganti transportasi sebesar Rp100 ribu untuk peserta kontrasepsi IUD dan implan.

Sementara untuk peserta KB metode MOW sebesar Rp300 ribu.

“Dengan berjalannya program ini diharapkan dapat terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KB dan membantu mengendalikan pertumbuhan penduduk di kota Tanjungpinang,” tutup Rustam. ***

Also Read