Hari Listrik Nasional ke-80, PLN Batam-Maxpower Resmikan 50 MW Pertama PLTMG Sewa Batam

redaktur redaktur

 PT PLN Batam bersama PT Maxpower Indonesia meresmikan pengoperasian 50 megawatt (MW) pertama dari total 100 MW Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sewa Batam, Jumat (24/10/2025). (Foto: Istimewa)

KARUNAKEPRI.COM, BATAM – Momentum peringatan Hari Listrik Nasional ke-80, PT PLN Batam bersama PT Maxpower Indonesia meresmikan pengoperasian 50 megawatt (MW) pertama dari total 100 MW Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sewa Batam.

Langkah ini menandai komitmen PLN Batam untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di Batam dan Kepulauan Riau yang terus berkembang pesat.

Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, mengungkapkan rasa syukur atas tercapainya tonggak penting dalam proyek strategis tersebut. Dari total kapasitas 100 MW, sebanyak 50 MW kini resmi beroperasi, dengan rincian 40 MW di Sekupang dan 10 MW di Sagulung.

“Alhamdulillah, hari ini kita mencapai tahap penting dengan beroperasinya 50 MW dari target 100 MW PLTMG Sewa Batam. Pencapaian ini hasil kerja keras dan kolaborasi solid antara PLN Batam, Maxpower, serta seluruh mitra,” ujar Dinda, Jumat (24/10/2025).

Proyek pembangunan PLTMG Batam dimulai sejak groundbreaking pada 16 Januari 2025 dan dijadwalkan rampung pada Februari 2026. Namun, dengan sinergi dan kerja keras seluruh tim, Maxpower menargetkan seluruh kapasitas 100 MW dapat beroperasi penuh pada Desember 2025, lebih cepat dari rencana awal.

“Kami optimistis seluruh 100 MW akan tuntas lebih cepat. Ini bentuk komitmen kami menyediakan energi yang andal dan efisien bagi Batam yang kini tumbuh sebagai pusat industri dan data center,” jelasnya.

Dinda mengungkapkan, konsumsi listrik di Batam mengalami pertumbuhan signifikan —mencapai 12-13 persen per tahun, dengan penjualan listrik meningkat hingga 21 persen, jauh melampaui rata-rata nasional. “Pertumbuhan energi di Batam sangat tinggi, terutama dari sektor industri dan data center. Karena itu, PLN Batam terus memastikan ketersediaan listrik yang cukup, andal, dan efisien,” kata Dinda.

Ia menambahkan, keberhasilan menjaga keandalan sistem kelistrikan tidak bisa dicapai sendiri, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, mitra swasta, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor, katanya, menjadi kunci dalam membangun ekosistem energi yang tangguh dan berkelanjutan di Batam.

Managing Director PT Maxpower Indonesia, Priandika Permana, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PLN Batam. Menurutnya, keberhasilan pengoperasian 50 MW pertama ini menjadi bukti nyata sinergi dan komunikasi yang baik antara kedua perusahaan.

“Proyek PLTMG Batam ini merupakan simbol kerja sama yang solid antara PLN Batam dan Maxpower. Kami berkomitmen menjaga kualitas, keselamatan, dan keandalan setiap unit pembangkit dengan tenaga profesional berpengalaman,” ujar Priandika.

Sejak 2017, Maxpower telah menjadi mitra strategis PLN Batam dalam penyediaan listrik tenaga gas. Total kontribusi daya perusahaan kini meningkat dari 180 MW menjadi 230 MW, memperkuat posisi Maxpower sebagai salah satu penyokong utama sistem kelistrikan Batam-Bintan.

Peresmian 50 MW pertama PLTMG Sewa Batam menjadi kado istimewa bagi masyarakat Batam di Hari Listrik Nasional ke-80. PLN Batam merayakan momen bersejarah ini bukan dengan acara seremonial mewah, melainkan dengan aksi nyata menambah kapasitas listrik dan menyalurkan bantuan sosial.

Bersama Maxpower, PLN Batam menyerahkan 2.500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur atas capaian proyek ini. “Hari Listrik Nasional adalah momen refleksi bagi seluruh insan ketenagalistrikan. Kami merayakannya bukan dengan pesta, tetapi dengan karya dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Dinda Alamsyah.

Sumber : humasplnbatam /Editor : Dedi

Also Read

Tags