KARUNAKEPRI.COM, KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta semua pihak menahan diri terkait konflik yang melibatkan warga Rempang, Kota Batam dengan pekerja PT MEG.
Ansar menyampaikan saat ini aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan guna mencari benang merah terhadap pemicu bentrok yang terjadi antara kedua belah pihak.
“Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang sumbernya tidak bisa dipercaya. Serahkan saja kepada polisi untuk menyelidiki kejadian ini,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Minggu, 22 Desember 2024.
Ansar juga memastikan Pemprov Kepri bersama Pemkot Batam serta pihak-pihak terkait akan membahas masalah Rempang usai pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Batam terpilih pada awal tahun 2025.
Menurut Ansar, pemerintah memang sangat memprioritaskan investasi untuk meningkatkan ekonomi.
Sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Namun di sisi lain tetap harus mengutamakan perlindungan dan kesejahteraan masyarakat tempatan.
“Kami akan cari solusi terbaik untuk menangani kisruh di Rempang,” ucap Ansar.***








