Bakom RI Resmikan 39 Media Digital Jadi Mitra Pemerintah Guna Perluas Jaringan Komunikasi Publik

redaktur redaktur

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari.

KARUNAKEPRI.COM, JAKARTA – Dalam rangka memperluas jangkauan komunikasi publik, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI telah meresmikan 39 media digital sebagai mitra strategis pemerintah.

Ke 39 media tersebut tergabung dalam wadah New Media Forum diumumkan pada konferensi pers di kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu 6 Mei 2026 lalu.

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa New Media Forum merupakan wadah kolaborasi para pelaku media digital.

Sebelumnya New Media Forum dikenal dengan istilah “homeless media” dan kini bertransformasi menjadi entitas media baru yang mulai terstruktur.

Homeless media sendiri merujuk pada entitas media yang berbasis di media sosial tanpa memiliki situs web atau aplikasi sendiri.

Dengan konten yang dikelola secara mandiri dan diunggah di platform seperti Instagram, TikTok, atau YouTube.

Ke-39 media yang menjadi mitra pemerintah tersebut terdiri dari:

Gelombang pertama: Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusikgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, Menjadi Manusia.

Dan GNFI, Creativox, Kok Bisa?, Taubaters, Pandemic Talks, TaubaTers, Kawan Hawa.

Gelombang kedua: Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Hai Dulu, Proud Project, Vebis, Unframe, Kumpul Leaders, CXO Media.

Serta Volix Media, How To Do Nothing, Everless Media, Geometry Media, Folks Diary, Dream, Melodi Alam, NKTSHI, Modestalk, Lead Media, Nalar TV, Mahasiswa dan Jakarta, North West, dan Mature Indonesia.

Kolaborasi ini bertujuan menjangkau publik seluas-luasnya tidak hanya melalui media konvensional.

Tetapi juga melalui kanan-kanal digital yang telah menjadi realitas komunikasi di tengah perkembangan teknologi dan sosial kemasyarakatan.

Dalam kemitraan ini, pemerintah berharap media-media digital tersebut dapat meningkatkan standar kualitas dan profesionalitas konten.

Termasuk menerapkan prinsip cover both side atau keseimbangan pemberitaan seperti media konvensional pada umumnya.

Qodari menambahkan bahwa New Media saat ini memiliki jangkauan yang sangat besar, dengan jumlah pengikut mencapai puluhan hingga ratusan juta.

Serta total tayangan bulanan yang dapat menembus angka 4 hingga 6 miliar.

Sebagian pelaku New Media kini telah memiliki struktur kelembagaan yang lebih jelas, seperti perusahaan resmi, susunan redaksi.

Serta alamat yang terverifikasi, sehingga berbeda dengan akun media sosial anonim pada umumnya.***

Also Read